by

ERNA LISA HALABY DI HARI KARTINI

banner 468x60

Oleh: Rudy Azhary

Tidak semua kegelapan berarti buruk. Tanpa gelap, tak ada nur (cahaya) yang terlihat, begitu pula sebaliknya. Selasa, 21 April 2026, penjelmaan sosok Raden Ajeng Kartini dalam sistem birokrasi Pemerintah Kota Banjarbaru mengarah pada sosok Erna Lisa Halaby (ELH). Ia adalah perempuan pertama yang memberikan sentuhan rasa berbeda pada setiap kebijakan daerah dari Balai Kota Banjarbaru sebagai Wali Kota Banjarbaru.

banner 336x280

Melalui amanah rakyat, “Kartini Banjarbaru” itu menjelma dalam wujud perubahan kebijakan. Simpul-simpul tindakan nyata perlahan mengubah dogma panjangnya alur birokrasi. Taktis dan responsif, namun tetap terukur dalam menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban pemerintah serta masyarakat.

ELH bergerak dengan kecerdasan hakiki, di mana kondisi lapangan menjadi dasar evaluasi demi kemaslahatan. Arah pembangunan kini tidak lagi sekadar mengejar estetika, melainkan lebih pada ketajaman sudut pandang dalam pengambilan kebijakan.

ELH membakar kembali semangat kaum perempuan, khususnya di Banjarbaru, dan memanifestasikan semangat Raden Ajeng Kartini dalam tindakan nyata. Ia menjadi tanda sekaligus simbol bahwa Banjarbaru menghadirkan ruang serta kesempatan tanpa diskriminasi gender maupun latar belakang.

Semangat Kartini bukanlah tentang benda hidup atau mati. Namun, bagaimana ELH menuliskan manakib (catatan sejarah) keterlibatan perempuan dalam berbagai keputusan dan kebijakan publik yang lahir dari rahim birokrasi.

Tepat pada 21 April 2026, momen ini bukan sekadar perayaan sosok Raden Ajeng Kartini, melainkan tentang bagaimana semangat kesetaraan dirajut menjadi nyata.Selamat Hari Kartini.

banner 336x280