Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Bursa pemilihan Ketua KONI Kabupaten Banjar periode 2026–2030 mengarah pada skenario calon tunggal. Hingga penutupan pendaftaran, Kamis (16/4/2026) pukul 15.00 Wita, hanya satu nama yang masuk, yakni Irwan Bora.
Kondisi ini membuat jalan Irwan Bora menuju kursi Ketua KONI Banjar semakin terbuka lebar, meski tahapan verifikasi masih harus dilalui. Berkas pencalonannya telah diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan, Hasbi Salim, di Sekretariat KONI Banjar, Martapura.
Irwan yang saat ini menjabat Sekretaris KONI Banjar datang mendaftar dengan kekuatan dukungan signifikan. Ia mengantongi rekomendasi dari IPSI Banjar serta 27 cabang olahraga, total 28 dukungan—jauh melampaui syarat minimal 12 cabor.
“Kalau sampai batas waktu tidak ada pendaftar lain, maka hanya satu nama yang terdaftar. Selanjutnya berkas akan diverifikasi selama tiga hari,” ujar Hasbi, didampingi Sekretaris Tim Penjaringan, Supri Yadi.
Hasil verifikasi dijadwalkan diumumkan pada 20 April 2026, sebelum penetapan resmi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) pada 28 April mendatang.
Meski hanya satu kandidat, dinamika pendaftaran tetap berlangsung semarak. Irwan Bora datang diiringi sinoman hadrah dan atraksi pencak silat, menciptakan suasana yang tak kalah meriah dari kontestasi politik.
Tokoh olahraga Banjar, Gusti Abdurrahman, menilai fenomena ini menunjukkan tingginya antusiasme insan olahraga terhadap kepemimpinan KONI ke depan.
“Meski kandidatnya satu, suasananya seperti pendaftaran calon kepala daerah. Ini menandakan harapan besar terhadap kepemimpinan baru,” ujarnya.
Irwan Bora sendiri mengaku maju bukan sekadar memenuhi kontestasi, melainkan dorongan untuk membenahi prestasi olahraga daerah. Ia menilai potensi atlet Banjar cukup besar, namun masih membutuhkan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya menjaga atlet lokal agar tidak hijrah ke daerah lain akibat minimnya perhatian dan pembinaan.











































