by

BUPATI CEK PEMBANGUNAN JALAN, WARGA BONGKAR KEKHAWATIRAN KENDARAAN BERTONASE

banner 468x60

banner 336x280

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com — Pembangunan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Banjar yang menelan anggaran sekitar Rp7,7 miliar mendapat perhatian pemerintah daerah. Bukan hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Bupati Banjar H Saidi Mansyur juga menerima keluhan warga terkait kendaraan bertonase berlebih yang melintas di jalan yang baru dibangun.

Keluhan tersebut disampaikan warga saat Saidi Mansyur berdialog dengan masyarakat Desa Bi’ih dalam agenda peninjauan sejumlah pekerjaan konstruksi jalan di Kecamatan Martapura dan Kecamatan Karang Intan, Kamis (3/9/2026).

Warga mengkhawatirkan kendaraan dengan tonase melebihi kapasitas jalan dapat mempercepat kerusakan infrastruktur yang baru dibangun.

Menanggapi hal itu, Saidi mengatakan pemerintah daerah akan mengambil langkah untuk menjaga kondisi jalan, termasuk memasang spanduk imbauan serta melibatkan pemerintah desa dalam pengawasan kendaraan yang melintas.

“Harapan yang disampaikan warga menjadi aspirasi pemerintah daerah untuk menentukan langkah-langkah, salah satunya melakukan pemasangan spanduk dan dukungan dari desa nantinya untuk bisa mengontrolnya,” ujar Saidi.

Sebelumnya, Saidi meninjau sejumlah ruas jalan yang masuk dalam pekerjaan konstruksi APBD Kabupaten Banjar Tahun Anggaran 2026.

Ruas yang ditinjau meliputi Desa Labuan Tabu–Jingah Habang–Mali-Mali–Sungai Arfat–Lok Tangga–Sungai Besar–Bi’ih.

Pekerjaan mencakup pengaspalan, pengerasan, pembangunan siring pasangan batu hingga box culvert. Pemerintah daerah mengarahkan pembangunan tersebut untuk meningkatkan kondisi kemantapan jalan pada ruas yang dikerjakan.

Dalam peninjauan, Saidi didampingi Plt Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar Hj Anna Rosida Santy dan Kabid Bina Marga Milky Rosadi.

“Kita lihat perbaikan jalan sudah dilaksanakan dengan baik, ada yang sudah pengaspalan dan pengerasan. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar sesuai waktu yang ditentukan,” katanya.

Total pagu anggaran pekerjaan konstruksi tersebut sekitar Rp7,7 miliar yang terbagi dalam dua paket pekerjaan.

Namun, pembangunan fisik tidak berhenti ketika proyek selesai. Aspirasi warga Desa Bi’ih menunjukkan adanya pekerjaan lanjutan yang tak kalah penting, yakni memastikan jalan yang telah dibangun tidak cepat rusak akibat kendaraan yang melintas melebihi kapasitas.

Karena itu, pemerintah desa juga diharapkan ikut melakukan pengawasan terhadap kendaraan bertonase berlebih agar investasi pembangunan jalan melalui APBD dapat dipertahankan dan manfaatnya dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

banner 336x280