Dunia otomotif modern berutang besar pada akhir abad ke-19, masa ketika konsep kecepatan dan kompetisi mesin bensin pertama kali diuji di jalanan terbuka Eropa.
Titik balik lahirnya mobil balap bermula dari inovasi dua insinyur asal Prancis, Émile Levassor dan René Panhard. Mereka merevolusi desain otomotif dengan memindahkan posisi mesin ke bagian depan sasis, menciptakan keseimbangan yang memungkinkan kendaraan melaju lebih cepat dan stabil dibandingkan “kereta tanpa kuda” sebelumnya.
Inovasi tersebut langsung diuji dalam ajang Paris–Bordeaux–Paris pada 13 Juni 1895, yang dicatat sebagai balapan mobil jarak jauh kompetitif pertama di dunia. Menempuh rute sejauh 1.176 kilometer, para peserta harus berjuang melewati jalanan berbatu dengan kecepatan maksimal hanya sekitar 20 kilometer per jam.
Émile Levassor yang mengemudikan kendaraan buatannya sendiri keluar sebagai yang tercepat setelah menghabiskan waktu lebih dari dua hari di atas kemudi terbuka. Ajang perintis ini tidak hanya membuktikan keandalan mesin pembakaran internal, tetapi juga menjadi fondasi bagi lahirnya industri balap motor global modern.










