by

PANEN RAYA 40 HEKTARE DI BERUNTUNG BARU, PEMKAB BANJAR PERKUAT KETAHANAN PANGAN NASIONAL

banner 468x60

Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Di tengah tantangan musim kemarau yang mulai berdampak pada sejumlah lahan pertanian, Kabupaten Banjar tetap mampu menjaga produktivitas padi. Hal itu terlihat dari syukuran panen padi yang digelar di lahan milik Abdul Wahid, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tambak Padi, Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Selasa (4/8/2026).

banner 336x280

Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas hadir langsung dalam kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar tersebut. Turut mendampingi sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas PUPRP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala Satpol PP, serta Camat Beruntung Baru.

Pada kesempatan itu, Bupati Banjar melakukan panen padi secara simbolis dan menyaksikan proses panen menggunakan mesin combine harvester. Ia mengapresiasi semangat para petani yang tetap mampu mempertahankan hasil produksi meski menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu.

Saidi Mansyur menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.

“Panen raya di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar berlangsung secara bertahap. Kami terus berupaya memberikan dukungan kepada para petani agar produktivitas pertanian tetap terjaga. Kabupaten Banjar merupakan salah satu lumbung pangan utama di Kalimantan Selatan dan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurut Saidi, keberhasilan sektor pertanian merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga instansi terkait yang terus bersinergi mendampingi petani.

Ia juga memastikan pemerintah akan terus menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna meningkatkan efisiensi serta produktivitas usaha tani. Meski terdapat beberapa lahan yang mengalami penurunan hasil akibat kemarau, kondisi tersebut dinilai masih dapat diantisipasi melalui pendampingan dan berbagai program pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita mengungkapkan panen di Desa Tambak Padi dilakukan secara bertahap dengan luas sekitar 40 hektare. Hingga saat ini, produktivitas sementara mencapai sekitar 4,6 ton gabah per hektare.

Ia menjelaskan, padi yang dipanen merupakan campuran beberapa varietas yang telah lama dibudidayakan petani setempat. Panen ini juga menjadi panen kedua di Kecamatan Beruntung Baru pada musim tanam tahun 2026.

Menurut Warsita, musim kemarau masih menjadi tantangan utama bagi petani. Sejumlah lahan sempat mengalami kekeringan, meski sebagian lainnya masih memiliki cadangan air. Curah hujan yang turun tidak merata di beberapa wilayah juga memengaruhi pertumbuhan tanaman.

“Kami berharap dalam waktu dekat hujan kembali turun sehingga tanaman padi yang masih memasuki fase pertumbuhan tidak mengalami puso dan hasil panen tetap optimal,” katanya.

Warsita menambahkan, sentra produksi padi terbesar di Kabupaten Banjar saat ini berada di Kecamatan Beruntung Baru, Astambul, Simpang Empat, dan Karang Intan yang secara bertahap mulai memasuki masa panen.

Melalui syukuran panen ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap optimisme petani tetap terjaga sehingga produksi padi daerah terus meningkat, mampu menopang ketahanan pangan Kalimantan Selatan, sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

banner 336x280