Reading Time: < 1 minute

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel menerima 104 miliar lebih dari program relaksasi tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) tahun 2021. Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Banjarbaru Tommy Hariadi mengatakan, Kota Banjarbaru berhasil meraih pemasukan melebihi dari target yang sudah ditentukan.

Tommy menjelaskan, di tahun 2021 ini ada dua program yang direlaksasi. Yakni program 99 dan program Bauntung 2121.

“Melalui program 99 yang dimulai dari 9 Agustus hingga 9 Oktober, berhasil mendapatkan lebih dari Rp 8,7 M. Sedangkan program Bauntung 2121 mulai dari 21 Oktober hingga 21 Desember mencapai Rp 5,72 M,” ujarnya.

Dari program 99 tersebut, lanjut Tommy, Bakeuda Kalsel berhasil mengumpulkan sebesar Rp58,7 miliar, dan Rp45,9 miliar di program Bauntung 2121. “Dengan capaian tersebut UPPD Samsat Banjarbaru merupakan pengumpul terbesar di tingkat tiga besar dari program 99, dan di program Bauntung 2121 di peringkat empat besar,” katanya.

Masih kata Tommy, Dibandingkan dengan tahun lalu dengan adanya pemutihan ini terjadi peningkatan pendapatan tetapi tidak terlalu signifikan. (Randi/Rudy Azhary/Ris)