KEBAKARAN HEBAT DI PT JBA BANJARBARU, 18 MOBIL HANGUS, DIDUGA AKIBAT AKI BERMASALAH

IMG 20250403

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Insiden kebakaran besar mengguncang PT JBA, perusahaan lelang kendaraan yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Km 18, Ruko Pertokoan Kota Citra Graha Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru. Kejadian yang berlangsung pada Kamis (3/4/2025) sekitar pukul 13.00 WITA ini menghanguskan 18 unit mobil, dengan sembilan di antaranya mengalami kerusakan berat.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kapolsek Liang Anggang Kompol Imam Suryana menjelaskan, kebakaran pertama kali terdeteksi oleh seorang petugas keamanan, Muhammad Ridho, yang sedang berpatroli.

“Semula, dia melihat asap mengepul dari dashboard mobil Daihatsu Calya F 1435 JU. Tak lama, api dengan cepat membesar dan menyebar ke kendaraan lain di sekitar area parkir,” ujarnya.

Upaya pemadaman awal menggunakan empat unit alat pemadam api ringan (APAR) tidak membuahkan hasil. Baru pada pukul 13.30 WITA, tim pemadam kebakaran gabungan tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 13.50 WITA.

IMG 20250403 WA0052

“Dari 18 kendaraan yang terbakar, beberapa mobil yang mengalami kerusakan berat antara lain Daihatsu Grandmax, Honda CRV, Toyota Avanza, dan Mazda CX7. Sembilan unit lainnya mengalami kerusakan ringan, termasuk Toyota Alphard, Hyundai Stargazer, dan Mitsubishi Triton,” katanya.

Menariknya, mobil Daihatsu Calya yang menjadi sumber awal kebakaran diketahui masuk ke PT JBA sejak 7 Februari 2025 dalam kondisi aki ngedrop. Meski masih bisa dihidupkan dengan jumper, tidak ada pergantian aki sejak saat itu.

Selain itu, sejak Minggu (30/3/2025), tidak ada kendaraan baru yang masuk ke tempat pelelangan tersebut dan tidak ada aktivitas yang berlangsung di area parkir sebelum kebakaran terjadi.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini. Dugaan awal mengarah pada gangguan kelistrikan dari mobil Daihatsu Calya yang terbakar pertama kali,” ucapnya.
(Randi, red)

Berita pilihan lainnya >>>>