AKTIVITAS DISEBUT BERHENTI DAN JALAN TERUS LONGSOR, IZIN TAMBANG GUNUNG ULIN BELUM JELAS
Kabupaten Banjar, SuratKabarDigital.com – Aktivitas pertambangan di Desa Gunung Ulin, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, disebut sudah tidak lagi beroperasi. Namun, hingga hampir satu bulan berlalu, kepastian terkait status perizinan tambang yang diduga menjadi penyebab longsornya jalan poros kabupaten tersebut masih belum mendapatkan kejelasan dari pihak kepolisian.
Polres Banjar menyatakan aktivitas tambang di kawasan itu telah berhenti. Meski demikian, saat dikonfirmasi kembali dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, Rabu (31/12/2025), kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah tambang tersebut berizin atau ilegal.
KBO Satreskrim Polres Banjar, Iptu Sumari, menyampaikan bahwa proses pendalaman masih berjalan. Menurutnya, kepolisian belum bisa memberikan pernyataan pasti terkait legalitas tambang di Gunung Ulin.
“Untuk saat ini kami masih belum bisa mengambil kesimpulan karena masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Padahal, sebelumnya pada 12 Desember 2025 lalu, SuratKabarDigital telah mengajukan pertanyaan serupa kepada Kapolres Banjar AKBP dr Fadli. Saat itu, Kapolres juga menyatakan bahwa persoalan perizinan tambang masih dalam tahap penyelidikan. Artinya, hampir satu bulan berlalu, proses tersebut belum menghasilkan kejelasan yang dapat disampaikan ke publik.
Kasus ini menjadi sorotan lantaran dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Jalan di Desa Gunung Ulin sempat mengalami longsor parah hingga hampir memutus jalan alternatif warga. Longsor tersebut diduga kuat akibat aktivitas kerukan tambang yang disinyalir ilegal di sampimg jalan tersebut.
Meski upaya perbaikan sempat dilakukan, namun hasilnya tidak bertahan lama. Jalan kembali longsor dan memunculkan kekhawatiran baru bagi keselamatan warga yang melintas, terutama pada musim hujan.
Polres Banjar mengakui telah mengetahui kondisi terbaru jalan yang kembali longsor. Bahkan, beberapa waktu lalu, anggota kepolisian disebut telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung.
(Randi, red)
