PTM, DANA BOS DAN IMBAUAN KADISDIK BANJARBARU

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah di Banjarbaru terus berproses. Kendati belum dapat dipastikan waktu pelaksanaannya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Banjarbaru Muhammad Aswan kepada SuratKabarDigital, Rabu (23/6/2021).

Sejumlah persiapan, dikatakan Aswan, seperti vaksinasi tenaga pendidik atau guru, dan penyediaan peralatan protokol kesehatan sudah terdata, khususnya bagi sekolah yang menjadi percontohan penyelenggaraan PTM di masa pandemi.

“Anggaran masing-masing dari dana BOS sekolah. Jadi bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan di sekolah penyelenggara PTM. Untuk APBD juga telah digunakan untuk penyediaan tandon penampungan air cuci tangan, dan pemenuhan protokol kesehatan lainnya di sekolah,” kata Aswan.

Penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk PTM, dikatakan Aswan, sesuai yang diarahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dana BOS merupakan dana sekolah dan digunakan sebesar-besarnya untuk keperluan sekolah. Termasuk dapat digunakan penyelenggaraan PTM di masa pandemi Covid-19.

Masih kata Aswan, untuk jumlah vaksinasi bagi guru atau tenaga pendidik hampir mencapai keseluruhan. “Hampir semua guru sudah divaksin. Memang ada yang belum karena pada saat pemeriksaan sebelum vaksin ada yang kondisinya tidak fit, sehingga tidak dapat divaksin saat itu,” ujarnya.

Jika PTM memang diselenggarakan, ditambahkan Aswan, para orang tua dan murid tetap diimbau menaati dan menerapkan protokol kesehatan, meskipun para guru atau tenaga pendidik sudah divaksin. (Rudy Azhary, Red)