DUA LSM DEMO DI KANTOR PLN BANJARMASIN

Banjarmasin,suratkabardigital.com- Puluhan masa LSM Pemuda Islam dan KAKI Kalsel menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT PLN cabang Banjarmasin, di Jalan Lambung Mangkurat Senin pagi(10/08/2020).

Aksi ini digelar karena kenaikan tagihan lisyrik yang sangat besar saat pandemi Covid-19.

Ketua LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan, Akhmad Husaini, mengaku tidak puas atas jawaban pihak PLN yang berdalih tidak ada kenaikan tarif listrik saat in. Faktanya di lapangan terjadi kenaikan yang cukup besar terhadap pelanggan dari 100 hingga 200 persen.

“Kami tidak puas, yang kami tanya apa dijawab apa. Pada bulan Maret tagihan naik 100 sampai 200 persen. Jika begini namanya pembohongan publik, sudah termasuk korupsi terselubung. Ke mana duitnya kami duga dikorupsi,” ucap Husaini.


Sementara itu, Manager Transaksi Energi PLN Cabang Banjarmasin, Teguh Wasisto, menjelaskan kenaikan tagihan listrik dikarenakan masyarakat mengonsumsi listrik lebih besar pada saat banyak beraktivitas di rumah.
“Misal masyarakat banyak memakai pendingin ruangan maka tentu tagihan listriknya naik,” ujarnya.


Pendemo meminta pihak terkait seperti kejaksaan dan badan pemeriksa keuangan segera mengaudit tagihan PT PLN, terkait pembayaran tagihan listrik yang sudah dibayarkan masyarakaat.

Usai melakukan aksi di depan PLN, massa aksi mendatangi DPRD Kalsel. Di tempat itu pihaknya meminta wakil rakyat segera memanggil pihak PLN untuk mempertanyakan lonjakan tarif yang dinilai tidak masuk akan tersebut. Selain itu para pendemo juga menuntut agar wakil rakyat melakukan pengawasan terhadap pasokan BBM yang selama ini susah didapat masyarakat.

(Lie/Red-Wan/SKD)