DPRD DAN KEJARI BANJARBARU BERTEMU

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Terbilang bangunan yang cukup lama dan terjadi kebocoran dibeberapa titik, akhirnya bagian atap gedung DPRD Kota Banjarbaru akan direnovasi. Ketua DPRD Kota Banjarbaru Fadliansyah Akbar mengatakan, renovasi tersebut juga mendapat perhatian dari Kejaksaan Negeri Banjarbaru.

“Hari ini kami menerima kunjungan dari Kejari Banjarbaru. Mereka bakal melakukan pendampingan pada renovasi atap gedung DPRD Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Datangnya Kejari tersebut, lanjutnya, merupakan suatu trobosan mengawal dan mengawasi anggaran proyek fisik di ruang lingkup Sekretariat Dewan DPRD Kota Banjarbaru.

“Dengan momen ini menjadi ajang koordinasi untuk pengawasan di lingkungan Sekretariat Dewan DPRD Kota Banjarbaru.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Banjarbaru Hj Arnawaty Sufiatin mengatakan, renovasi memang perlu dilakukan karena bagian atap yang berbentuk prisma mengalami kebocoran.

“Renovasi bagian atap gedung ini merupakan yang pertama selama dibangun pada tahun 2008 lalu,” katanya.

Kedatangan Kejari Banjarbaru pun merupakan permintaan langsung darinya. Arna meminta kehadiran Tim Pengawalan, Pengamanan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk mengawal renovasi gedung DPRD Kota Banjarbaru.

“Ada program dari Kejari. Dan kami meminta untuk adanya pengawalan. Program ini fungsinya untuk mengamankan dan mendukung keberhasilan pembangunan dari segi pemerintahan,” ucapnya.

Masih kata Arna, selain bagian atap, ada beberapa bagian lain yang juga akan di lakukan renovasi salah satunya seperti lantai ruang paripurna dan lahan parkir.

Mengenai anggaran renovasi gedung DPRD ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Tahun Anggaran (TA) 2022. “Sekarang sedang proses dilelang, jadi bukan penunjukkan langsung (PL). Anggarannya sekitar Rp 700 Juta,” kata Arna.

Arna berharap dengan adanya renovasi ini dapat membuat keadaan di gedung DPRD Kota Banjarbaru nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *