ADA BANTUAN IKAN UNTUK MASYARAKAT BANJARBARU

Banjarbaru, SuratKabarDigital.com – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin menghadiri kegiatan penyerahan bantuan ikan sehat dan bermutu dalam rangka Bulan Mutu Karantina 2021, Rabu (28/4/2021), di Balai KIPM Banjarmasin di Jalan Ahmad Yani Km 29,5 Guntung Manggis. Turut mendampingi Wali Kota, Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Camat Landasan Ulin, dan Lurah Guntung Manggis.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, bantuan yang diberikan kepada masyarakat Banjarbaru sangat membantu dan bentuk kepedulian bersama untuk mendukung pemenuhan protein ikan sehat,” ujar Wali Kota mengapresiasi sekaligus menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan.

Wali Kota berharap dengan terpenuhinya protein diharapkan dapat meningkatkan gizi masyarakat Banjarbaru khususnya usia dini yang berada di masa Golden Age. “Sangat penting mengingat kandungan gizi pada ikan baik untuk kecerdasan otak, pertumbuhan dan perkembangan anak. Semoga kita dapat mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ucapnya.

Kepala Balai KIPM Banjarmasin, Sokhib mengatakan kegiatan tersebut diharapkan membantu pemenuhan gizi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir.

“Kegiatan ini wujud peran aktif Balai KIPM Banjarmasin membantu pelaku usaha, dan masyarakat yang terdampak Covid-19. Bulan Mutu Karantina 2021 merupakan Public Awarennes BKIPM membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap perkarantinaan ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan serta keamanan hayati ikan,’ ujarnya.

Masih menurut Sokhib, penyaluran bantuan berupa ikan sehat dan bermutu kepada masyarakat ditujukan bagi masyarakat yang kurang mampu atau terdampak Covid-19, pondok pesantren, rumah disabilitas, dan panti asuhan. “Ada ikan patin segar dan bawal tawar segar. Bantuan yang disalurkan sebanyak 3900 ikan, yakni patin 2600 Kg dan Bawal 1300 Kg. Ada 20 titik di Banjarbaru. Kegiatan ini juga bertujuan mensosialisasikan peran strategis perkarantinaan dan keamana hayati ikan serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan,” ujarnya. (Adv)